News

15 May 2013
Socratez Sofyan Yoman

Opini oleh salah satu pemimpin gereja Papua, yang mengkaji mengapa persis pemerintah Indonesia tidak mau keluarkan ijin buat para wartawan asing yang ingin berkunjung ke Papua.

Tagged: Papua Barat
29 Apr 2013
Laporan baru mendesak Indonesia: hentikan berdalih ‘tidak ada tahanan politik’

Hari ini pemerintah Indonesia digugat karena kebijakaan tentang tahanan politik di Papua Barat. Laporan baru dari TAPOL menggugat pemerintah Indonesia yang selalu menekankan bahwa negara ini tidak memiliki ‘tahanan politik.’

Tagged: Papua Barat, Penyiksaan, Tahanan Politik
12 Apr 2013
Jagal akan dirilis di Inggris pada musim panas

Drama-dokumenter yang mengagetkan ini, Jagal atau The Act of Killing, akan dirilis di bioskop Inggris pada musim panas. Film ini menunjukkan preman setempat di Medan, Sumatera, memerankan kembali pembunuhan kepada orang-orang yang dituduh komunis yang terjadi selama peristiwa menyerikan menjelang kepemimpinan Presiden Suharto di Indonesia pada tahun 1965.

Tagged: Impunitas, Kejadian 1965
3 Apr 2013
Orang Papua di balik Jeruji: Maret 2013

Pada akhir Maret 2013 terdapat 40 tahanan politik dalam penjara di Papua Barat. Beberapa tahanan dibebaskan, tetapi penangkapan politik terus berlangsung di Sarmi, Manokwari dan Paniai. Update ini mengandung berita tentang tapol-napol, sidang bahan peledak di Biak, sidang makar/bahan peledak di Timika, dan sidang Deny Hisage Cs.

Tagged: Papua Barat, Penyiksaan, Tahanan Politik
20 Mar 2013
Orang Papua di Balik Jeruji: Feb 2013

Update Februari 2013 dari Orang Papua di Balik Jeruji, satu proyek baru tentang tahanan politik di Papua Barat, yang diprakarsai oleh kelompok-kelompok masyarakat sipil Papua yang bekerjasama dalam rangka Koalisi Masyarakat Sipil untuk Penegakan Hukum dan HAM.

Tagged: Papua Barat, Tahanan Politik
13 Mar 2013
Alias Ruby Blade: Sebuah Kisah Cinta dan Revolusi

Alias Ruby Blade: A Story of Love and Revolution menceritrakan kisah cinta di antara aktivis HAM Kirsty Sword dan tahanan politik Xanana Gusmão. Daripada mencapai aspirasi dia untuk menjadi seorang pembuat film dokumenter, Kirsty menjadi revolusioner yang bekerja di Jakarta demi perlawanan Timur-Timur.

Tagged: Tahanan Politik, Timor-Leste

Pages