Presiden Indonesia menerima ucapan selamat datang Halloween yang mengerikan

24 Oct 2012
TAPOL, Surival International dan Down to Earth

Rencana Demonstrasi untuk hari Rabu, 31 Oktober 2012

Apa: Ketika pasukan keamanan Indonesia telah menembaki para demonstran tak bersenjata yang menghadiri unjuk rasa di Papua guna mendukung pertemuan Parlemen Internasional untuk Papua Barat bertempat di Parlemen Inggris, kelompok-kelompok hak asasi manusia berencana akan menandai kunjungan kenegaraan Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, dengan sebuah aksi protes damai mengatasnamakan berbagai korban pelanggaran hak asasi manusia dan juga korban kekerasan pada umumnya di Indonesia, di Papua, dan Timor-Leste. Selama kunjungan yang akan dilangsungkan pada tanggal 31 Oktober-2 November ini, Pemerintah Inggris akan ditantang atas kebijakannya meningkatkan penjualan senjata ke Indonesia, pelatihan polisi anti-teror yang terlibat dalam pembunuhan para pemimpin Papua, serta upaya promosi untuk kepentingan bisnis berkelanjutan di Papua dan di tempat lainnya.

Kapan: 31 Oktober 2012
13.00 – 14.30 : Aksi demonstrasi damai akan berlangsung diseberang Downing Street, London, SW1A

13:30: Peluang Foto - Peragaan dan penyampaian sebuah folder besar berisi berkas kumpulan kasus –kasus pelanggraran hak asasi manusia yang belum diselesaikan kepada Presiden Indonesia oleh para sosok hantu dari para korban tersebut.

Mengapa: Meskipun Indonesia telah mengalami transisi dari kediktatoran menuju demokrasi, persoalan hak asasi manusia yang serius masih terus terjadi. Para kelompok hak asasi manusia dan kelompok LSM akan menyoroti berbagai isu kunci selama kunjungan tersebut berlangsung, termasuk pelatihan yang diberikan oleh Inggris kepada unit tanggap terrorisme Indonesia Detasemen Khusus 88 (Densus 88); penjualan senjata; situasi hak asasi manusia di Papua; kebutuhan akan dialog di Papua; hak-hak terkait mata pencaharian dan keadilan iklim; toleransi beragama; persoalan pelanggaran hak asasi manusia oleh Indonensia di Timor Leste serta impunitas. Informasi mengenai berbagai isu ini diatur dalam sebuh briefing yang tersedia disini

Siapa: Kelompok yang mengorganisir protes ini terdiri dari TAPOL, Down to Earth, Amnesty International, Survival International, Forum LSM untuk Indonesia dan Timor-Leste yang berbasis di Inggris dan para pendukung mereka.

Bagaimana: Untuk wawancara dan informasi lebih lanjut, silahkan hubungi - Paul Barber, TAPOL (paul.barber @ tapol.org, 07747 301 739), Chloe Corbin, Survival International (020 7687 8700), Andrew Hickman, Down to Earth (indonesiandrew@ yahoo com 07.504 738 696).